Apa Kurangnya English Studio

(Re-Share) Artikel blog ini ditulis oleh alumni English Studio : Ilham Baharuddin 

“Every solution to every problem is simple. It’s the distance between the two where the mystery lies.” 
― Derek Landy

.
Setiap kursusan selalu ada kelebihan dan kekurangannya. Sebesar apapun nama kursusannya, noda hitam akan selalu nampak dengan sangat jelas. Berikut saya akan membahas sedikit kekurangan English Studio, tempat ku sekarang mengajar IELTS. Semua data adalah hasil dari versi survey kecil-kecilan saya dengan responden alumni English Studio. Semoga lebih bijak memilih tempat kursusan dan memilah program di dalamnya.
.
1. Pengajar
Salah satu faktor yang sering disoroti oleh beberapa siswa adalah pengajarnya. Ini kata mereka; “masih ada yang belum test ielts”, “pengajarnya kurang kooperatif”, “maunya diajar sama mister Eddy, bukan yang lain”, “pelit memberikan nilai”, “tidak tuntas ngajarnya, Cuma kasi materi setengah-setengah”, “kurang bercanda”, “kadang terlalu ketat masalah waktu” 
.
2. Ruang belajar
Ruang belajar pun tak luput dari penilaian mereka, yuk disimak; “tidak adil, ada yang ber-AC ada yang tidak”, “terlalu sempit”, “AC nya cuma dipake saat jam pelajaran doang”, “papan tulisnya sudah banyak rusak”, “tidak suka pake kursi meja”, “panas, ACnya nda terlalu dingin” 
.
3. Materi
Yang menarik lagi, materi di English Studio juga jadi sasaran ; “terlalu banyak materi”, “materinya biasa-biasa aja”, “tidak ada tips dan trik, cuma vocabulary sama praktek”, “practice testnya terlalu susah”, “diambil dari sumber yang gratisan”, “kurang menantang”, “cuma dikasi copian doang”, “materi filenya masih kurang, dan tidak up to date”
.
4. Sertifikat
Yang membuat beberapa siswa sayangkan adalah di English Studio ternyata TIDAK mengeluarkan SERTIFIKAT loh. Cuma surat keterangan belajar, itupun kalo kamu dengan kehadiran minimal 70%
.
5. Officer 
Terakhir yang sering menjadi bahan berbincangan adalah officer, apa saja sih kekurangan officer? Ini kata mereka; “kurang ramah”, “tidak pernah menyapa”, “terlalu jauh dari ES2 ke ES1 kalo mau tanya-tanya”, “tidak memberikan no pribadinya”, “tidak pernah berkomunikasi lagi setelah jadi siswa”, “lambat merespon keluhan” 
.
Nah itu dia beberapa komentar alumni English Studio. Entah kamu mau percaya atau tidak, saya sarankan untuk lebih memperjelas dulu atau dalam bahasa kerennya tabayyun. Sekali lagi jadilah bijak dalam memilih. Jangan buru-buru daftar di English Studio kalo kamu belum tau program, aturan, materi, dan pengajarnya. Sampai ketemu di English Studio ^^
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s